Pages

Monday, September 6, 2010

jenis dan spesifikasi barang

Jenis dan Spesifikasi Barang
Barang diartikan sebagai atribut dan secara fisik dapat diraba dalam bentuk yang nyata. Produk termasuk bungkus warna, prestise perusahaan dan pengecer, serta pelayanan perusahaan yang diterima oleh pembeliuntuk memuaskan keinginan atau kebutuhannya.
1. Kelompok barang berdasarkan kepuasan segera dan kesejahteraan
• Solutary product (barang yang bermanfaat)
Barang-barang yang mempunyai daya tarik sangat rendah, tetapi daya tarik sangat rendah, tetapi dapat memberikan manfaat yang sangat tinggi kepada konsumen dalam jangka panjang. Contohnya: deterjen dengan fosfat sangat rendah.
• Different product (barang yang kurang sempurna)
Barang-barang yang tidak mempunyai daya tarik tinggi tetapi tetap mempunyai daya tarik tinggi, tetapi tetap mempunyai manfaat konsumen.
• Pressing product (barang yang sifatnya menyenangkan)
Barang yang segera mmmemberikan kepuasan kepada pembeli, akan tetapi dapat berakibat buruk bagi para pemakai barang tersebut. Contohnya rokok, minuman keras, ganja, kokain dsb.
• Desirable product (barang yang sangat diperlukan)
Barang yag dapat memberikan kepuasan dengan segera dan dapat bermafaat bagi kehidupan manusia. Contoh makanan dan minuman yang bergizi
2. Kelompok barang menurut tujuan pemakain
a) Barang konsumsi (consumers goods)
Barang-brang yang dapat dibeli untuk dikomsumsi.
a. Convenience goods (barang kebutuhan sehari-hari)
 Barang pokok, barang yang dibeli secara tetap, ex;beras, baju dll
 Barang implusif, barang yang dibeli tanpa perencanaan, ex: permen, coklat, es
 Barang darurat, barang yang dibeli atas dorongan atas kebutuhan, ex: payung dimusim hujan
b. Shopping goods (barang belanjaan)
Barang yang pembeliannya perlu dipertimbangkan, harga relative mahal, perbandingan mutu, dll
Ex: mobil, motor, peralatan rumah tangga, pakaian.
c. Specialty goods (barang khusus)
Barang dengan ciri khas yang dapat menarik konsumen dalam belanja. Ex: mobil mewah, perhiasan
d. Unsought goods (barang yang tidak dicari)
Barang yang tidak diketahui atau diketahui konsumen, namun secara normal tidak berpikir untuk membeli. Ex: asuransi jiwa, battu nisan, )
b) Barang industry (industrial goods)
Barang yang dibeli untuk diproses lagi atau untuk kepentingan industry

1. Bahan dan suku cadang
2. Bahan modal
3. Pembekalan dan pelayanan (supplies and services)
3.Barang-barang di supermarket
Dikelompokkan menjadi ta macam yaitu barang supermarket, barang fresh, dan barang fashion.
a. Departemen food
• Milk and milk product (susu untuk bayi sampai dewasa)
• Biscuit (Sejenis wafer dan craker)
• Drinks (jenis minuman berenergi, obat, soda, jus)
• Canned food (makanan yang diawetkan dalam kaleng)
• Snack (makanan ringan)
• Seasoning (bumbu-bumbu)
• Local basic (Sembilan bahan pokok)
• Bakery (roti tawar, roti manis, dsb)
• Baking needs (jenis bahan untuk pembuat kue
• Candies dan chocolate (permen dan coklat)
• Noodles (mie dan jenisnya)
• Breakfast (untuk sarapan minum)
• Cooking oil (minyak goreng)
• Syrup (minuman sari buah)
• Dry good (makanan yang diawetkan dengan cara dikeringkan)
• Rokok
b. Departemen nonfood
• Hair care (aneka bahan untuk perawatan rambut)
• Body care (aneka bahan untuk perawatan tubuh)
• Skin care (aneka bahan untuk perawatan kulit)
• Mouth care (aneka bahan perawatan gigi)
• Cleaning aid (aneka bahan untuk pembersih dan pengharum lantai)
• Insect killer ( pembunuh serangga)
• Air freshness (aneka pengharum ruangan)
• Tissue and piper produk (aneka tissue dan kelengkapan wanita)
• Kosmetik tradisional
• Obat-obatan (yang tidak dimakan)

c. Depatemen house hold
• Electrical (perlengkapan listrik)
• Party wear (perlengkapan pesta)
• Seasonal goods (barang musiman)
• Luggage (tas dan koper)
• Hard ware (perlengkapan untuk bengkel)
• Souvenir (barang pajangan)
• Plastic ware (perlengkapan rumah tangga dan bahan plastic)
• Kichen ware (perlengkapan dapur)
• Melamine ware (peralatan yang terbuat dari melamin)
• Cleaning equipment (perlengkapan kebersihan)
• Glass ware (perlengkapan dari kaca atau beling)
• Catton goods (kain kartun)
d. Department toys
• Soft toys (mainan yang lembut untuk perempuan)
• Battered operated toys for boys (anrka permainan anak laki-laki)
• Games (permanan tradisional dan international)
• Education toys the other (mainan utuk penddikan)
e. Departemen stationary
Semua peralatan tulis dan kantor)

Tuesday, August 10, 2010

5 HAL PENTING TENTANG TANGGUNG JAWAB

Bertanggung jawab berarti bisa dia diandalkan dan amanah. Ada pepatah yang menyatakan “lempar batu sembunyi tangan” maksudnya adalah orang melakukan kesalahan tetapi tidak mau mengakui atau mencari kambing hitam. Orang yang seperti ini adalah pengecut sejati. Oleh karena itu, kamu perlu memupuk rasa sejak dini. Tanggung jawab akan terus berkembang terus menerus. Setiap peran yang kamu mainkan (pelajar, mahasiswa, pekerja, presiden dsb) ada tanggung jawab disana.
Bagaimana cara melatih tanggung jawab itu?
1. Patuh
Patuhi segala peraturan yang diterapkan dirumah, sekolah, kampus dsb. Dimana kamu berpijak pasti ada peraturan (baik tertulis atau tidak tertulis) disana. Patuhilah segala sesuatunya sehingga semuanya dapat berjalan lancar.
2. Kerjakan
Kerjakan setiap tugas atau amanah yang diberikan kepada kita dengan baik dan benar. Dengan begitu kamu sudah bertanggung jawab atas dirimu sendiri.
3. Peduli
Tunjukan kepedulian kepada siapa pun yang sedang kesusahan atau membutuhkan bantuanmu.
4. Amanah
Embanlah setiap posisi atau jabatan yang ditumpukan padamu dengan baik. Tidak ada bedanya antara ketua MPR, ketua kelas, dan ketua-ketua lainnya, semuanya menyandang gelar tertinggi pada wadahnya yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Karena pertanggung jawabannya bukan hanya pada atasanmu tapi juga kepada Allah, Tunjukkan tanggung jawabmu dengan dengan menjalankan amanah dengan baik dan jujur.
5. Jangan Lari dari Tanggung Jawab
Maksudnya adalah jangan menghindari tugas yang diberikan. Jangan pikirkan dulu kelelahannya, pujian, bayaran dsb. Kerjakanlah dengan sebaik-baiknya, maka pada akhirnya orang pasti akan mengakui kineramu dan tidak ragu menyerahkan tanggung jawab lain yang lebih berat. Disinilah kehormatan buatmu. Kalau pun kamu salah mengambil keputusan atau menbuat kesalahan, maka jangan lari dari tanggung jawabmu. Hadapi konsekuensi dari kesalahan itu, terima sanksi yan diberikan dengan lapang dada, karena ini menunjukkan kamu berjiwa ksatria, dan percayalah pengalaman ini membuat kamu semakin bijaksana dan dewasa. Jangan sesali tapi ambil pelajaran sehingga menjadi inspirasi kita untuk berbuat lebih baik lagi.



Inspirasi: Pendidikan Anti Korupsi kls 1 slta/ ma , KPK

Sunday, August 8, 2010

BERTANGGUNG JAWAB BERARTI AMANAH dan DAPAT DIANDALKAN

Rasa tanggung jawab merupakan cirri individu yang diandalkan. Berani bertanggung jawab beerarti kamu siap mengambil resiko atas perbuatan kamu. Tak usah takut memikul beban tanggung jawab, sebab dengan membiasakan diri bertanggungjawab berarti kamu siap menjadi pemimpim yang handal dimasa mendatang.
Menurut kamus besar bahasa Indonesia edisi cetakan tiga 1990, tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya (kalau terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan, diperkarakan dan sebagainya). Itulah mengapa dalam bertindak atau mengambil keputusan harus dipikirkan masak-masak. Berpikirlah sebelum bertindak! Pasti kita sudah sering mendengarkan ucapan itu. Tapi bukan berarti kata Tanggung Jawab identik dengan kesalahan dan penyalahan. Bila dikaji dalam lagi ternyata kunci sukses untuk menempuh hidup lebih baik adalah siakap mau dan mampu bertanggung jawab secara penuh, karena inilah puncak dari integritas, yakni menerima tanggung jawab.
Kamu bertanggungjawab atas dirimu sendiri, misalkan kamu bercita-cita menjadi seorang kepala sekolah sebagai konsekuensi dari cita-citamu maka kamu bertanggung jawab untuk mencapainya. Mencari ilmu dengan benar, rajin belajar, banyak membaca mengenai profesi yang kamu idamkan, dan berlatih.
Saat tujuan tidak tercapai manusia cenderung menyalahkan factor luar atau keadaan. Pelajaran yang sulitlah, guru yang mengajarkannya nggak enak, orang tua kurang mendukung, teman yang usil, dan sebagainya. Sebenarnya factor utama pendorong keberhasilan adalah factor dari luar sebagai penghambat. Tapi jika kita mampu memotivasi diri dan bertanggungjawab atas pilihan hidup, hambatan apapun yang ada akan dianggap tantangan dan proses yang harus dihadapi dengan bijak. Tidak hanya urusan dunia, di akhirat pun mau tidak mau kita akan mempertanggung jawabkan perbuatan kita kepada sang pemilik kehidupan, Allah Swt. Tiap-tiap diri akan mempertanggung jawabkan apa yang telah diperbuat semasa hidup di dunia.




Inspirasi: Pendidikan Anti Korupsi_kelas 1 SLTA/MA_Aku calon pemimpin bertanggung jawab, disiplin, jujur_edisi II Desember 2008_ KPK, Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat