Pages

Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Tuesday, July 24, 2018

Jadwal Event Api Torch Asian Games 2018


  • 15 Juli 2018
    Pengambilan api Torch Relay India
  • 17 Juli 2018
    Api Torch Relay tiba di Bandara Adisucipto Yogyakarta
  • 18 Juli 2018
    Pengambilan Api dari India
    Pengambilan Api dari Mrapen
    Penyatuan api dari India dan Mrapen dilanjutkan konser di Prambanan
  • 19 Juli 2018
    Api Torch Relay diarak melintasi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Menyeberang ke Pulau Sumatra
  • 9 Agustus 2018
    Api Torch Relay Asian Games 218 akan kembali ke pulau Jawa dan melintasi Banten dan Jawa Barat.
  • 15 Agustus 2018
    Api Torch Relay Asian Games 2018 tib di DKI Jakarta
  • 18 Agustus  2018
    Api Torch Relay dinyalakan di main cauldron GBK dan menandai dibukanya Aian Games 2018

Tuesday, September 15, 2015

Sejarah As Roma

Di awal tahun 20an masyarakat Roma mengikuti kejuaraan utama (dengan masih membagi dalam grup grup regional) mereka adalah Lazio, Romana, Fortitudo, Alba, Juventus Roma, Roman, Audace dan Pro Roma. Tahun 1922 Fortitude mampu mencapai final kejuaraan Nasional dimana dimainkan 2 kali pertemuan, dimana mereka takluk oleh Pro Vercelli (3-0 & 5-2). Di tahun 1925 giliran Alba mencapai final dan harus kalah oleh Genoa (4-0 & 2-0). Setahun berikutnya kembali Alba berhasil maju ke final dan kembali dengan kekalahan 7-1 & 5-0 oleh Juventus of Torino.

Associazione Sportiva Roma SpA lebih dikenal dengan As Roma berdiri sejak  88 tahun silam. Klub berjuluk I Gialorossi (Kuning merah) dibentuk  oleh Italo Foschi tepatnya pada tanggal 22 Juli 1927.  Atas inisiatif Benitto Mussolini. As Roma adalah gabungan antara tiga klub sepakbola di kota Roma, Italia. Alasan merger untuk membentuk klub sepak bola yang kuat guna menjadi rival dari klub-klub sepak bola Italia bagian utara. Saat itu kekuatan sepak bola didominasi oleh  klub asal kota Turin dan Milan. Oleh karena itu, Roman FC, SS Alba-Audace dan Fortitudo-Pro Roma SGS disatukan. Juventus Roma mengalami kebangkrutan. Satu klub asal kota Roma  yang tidak bergabung adalah Lazio. Intervensi dari Jenderal Giorgio Vaccaro, anggota klub dan eksekutif dari Federasi Sepak Bola Italia yang menggagalkannya. Sampai saat ini persaingan antara dua klub sebagai penguasa kota Roma semakin panas. Pertemuan dua klub antara As Roma dan Lazio lebih dikenal dengan Derby Della Capitale . Laga derby kota Roma pertama kali digelar pada tanggal 8 Desember 1929. Saat itu AS Roma menang dengan skor 1-0 hasil torehan gol dari striker Rodolfo Volk


Secara lebih rinci terbentuknya AS Roma dari tahun ke tahn adalah sebagai berikut:

1900
Audax Roma berdiri.
1901
FBC Roma dan CS Audace Roma berdiri.
1905
FC “Alglon” Robur in Fide  dan SS Juventus Roma berdiri
1907
SS Alba berdiri
1908
FC “Alglon” Robur in Fide  bertransformasi menjadi SGS Fortitudo dibersamai dengan  berdirinya CS Ardor
1911
CS Ardor berubah menjadi SS Pro Roma dan FC Esperia uga berdiri
1912
CS Audace Roma dan FC Esperia bergabung menjadi FC Esperia Audace
1916
US Romana berdiri
1919
Audax Roma dan SS Juventus Roma dimerger menjadi CR Juventus Audax
1924
SS Pro Roma dan US Romana bergabung menjadi US Pro-Roma
1926
SGS Fortitudo dan CR Juventus Audax bergabung menjadi SS Fortitudo Pro Roma
SS Alba dan FC Esperia Audace bersatu menjadi SS Alba-Audace
1927
SS Fortitudo Pro Roma , SS Alba-Audace, dan Roman FBC menyatu menjadi AS Roma.



I Lupi ( Serigala) julukan lain dari As Roma memainkan musim pertama di stadion Motovelodromo Appio. November 1929 menetap di Campo Testaccio. Ban Kapten pertama  disematkan dilengan Attilio Ferraris . Bersama dengan Guidio Masseti, Fulvio Bernardini dan striker maut Rodolfo Volk mampu membawa As Roma di posisi runner up diawal keikutsertaan dalam kompetisi pada musim 1930-1931 dibawah Juventus.

Thursday, September 10, 2015

Refleksi Hari Olahraga Nasional : Perbaiki Olahraga Nasional


Men sana in corpore sano. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Selamat Hari Olahraga Nasional untuk negeriku. Badan sehat untuk Indonesia Hebat. Tema tepat untuk bangkitkan Indonesia.

Menjadikan Indonesia hebat lewat olahraga. Mengartikan bahwa mari kita rajin olahraga agar sehat. Ketika kita sehat, kita dapat kerja, kerja dan kerja dengan maksimal. Dengan badan yang sehat produktivitas meningkat dan stabil. Sedikit  orang sakit indikator kesuksesan kesehatan nasional. Menjadikan Indonesia hebat lewat olahraga. Mengartikan harumkan nama Indonesia dengan olahraga. Lahirkan atllet-atlet olahraga  berprestasi bukan atlet-atlet korupsi.
Indonesia hebat lewat olahraga adalah kebanggaan kita semua. Tapi kondisi Indonesia kini sulit bersaing. Dilevel Asean sekarang sudah tak bertaring. Mulai tertinggal dengan dulu negara-negara yang kita tinggal.

Indonesia hebat lewat olahraga adalah harapan. Kado indah juara dunia  IBF 2015 ganda putra adalah ajakan. Pesan untuk melangkah maju bangkit dari keterpukan. Ini adalah motivasi ditengah carut marutnya negeri.

Badan sehat untuk Indonesia hebat diwujudkan dengan penambahan fasilitas ruang publik.  Pertama penambahan fasilitas ruang publik untuk aktivitas olahraga. Berikan aturan dan lakukan perawatan secara berkala. Berikan kenyamanan masyarakat untuk melakukan aktivitas diruang publik tersebut. Dengan rasa nyaman ditambah aman orang akan banyak melakukan aktivitas olahraga untuk menyehatkan badan. mereka  biasa juga akan mengajak orang lain untuk gemar olahraga di ruang publik yang aman dan nyaman tersebut.  Semakin baik dan bertambahnya fasilitas olahraga tentunya akan menyehatkan masyarakat Indonesia. Kedua, Pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan disetiap cabang olahraga. Pembinaan atlit-atlit muda sangat penting. Lakukan terstruktur dari tingkat pusat sampai daerah. Pembinaan yang baik dilakuan untuk semua cabang olahraga, bukan olahraga populer saja. Disini diharapkan segenerasi berjalan lancar dan hasilkan banyak atlit berkualitas.  Ketiga, perbanyak kompetisi untuk meningkatkan kompetensi. Dengan banyak meningkatkan ditingkat lokal akan menambah kemampuan dan pengalaman bertading. Atlet akan senantiasa terasah kemampuannya. Kompetisi bisa dimulai dari yang terkecil desa, kecamatan, kabupaten, karisidenan, provinsi dan nasional. Pelaksana bisa mandiri melalui sponsor atau lewat pemerintah.  Keempat, ajak perusahaan-perusahaan besar untuk ikut aktif melakukan pembinaan atlet. Melalui regulasi yang tepat setiap perusahaan diharap untuk bisa menyisihkan sebagian keuntungannya untuk membangun negeri. Kita bisa melihat apa yang dilakukan oleh Djarum Foundation lewat bulutangkis. Perusahaan-perusahaan lain diharap juga bisa mmelakukan hal tersebut . Kembangan cabang olahraga lain sehingga akan semakin variatif, berkualitas dan berprestasi.



Salam Olahraga, Bangkit Indonesiaku, Jayalah !!!