Pages

Saturday, January 4, 2020

Cangkok Batang Adenium (Kamboja Jepang)

Hahai 

Salam semangat sahabat inspirasi,
Bagi sahabat yang gemar atau hobi Adenium. Sahabat bisa menyimak ulasan ini.

Kali ini, kita akan belajar memperbanyak tanaman Adenium dengan cara cangkok.

Ada dua cara cangkok Batang Adenium, mari kita ikuti langkah-langkah pencangkokan yang kita pelajari dari master Adenium Rini MakmurMOY dari chanelnya.

Pertama, mari kita siapkan alat dan bahan.
Pilih Bahan (batang) Adenium yang sudah tua.
Siapkan alat alat berupa:
1. Pisau/cutter 
2. Tali/plastik
3. Gelas Aqua

Kedua, siapkan media tanam berupa tanah yang sudah dicampur sekam.

Ketiga, kelupas kulit batang Adenium sampai terlihat putih. Cara ini hampir sama dengan cangkok yang dilakukan pada pohon-pohon keras berkambium.

 
Untuk cara yang kedua, sahabat bisa melakukan penyayatan pada batang Adenium. Sayat miring ke atas. Setengah batang. 
Keempat, belah gelas mineral plastik lingkarkan pada batang yang sudah kita kupas dan sayat.

Tali plastik gelas mineral tersebut agar tidak jatuh.

Kelima, isi gelas plastik mineral dengan tanah atau media tanam.
Keenam, lakukan perawatan pada  bakalan cangkok tersebut.

Wednesday, January 1, 2020

Membuat Mame Bonsai Waru dari Bahan Stek

Sahabat inspirasi ,
Yang ingin memiliki mame bonsai terutama bahan waru dari stek akan saya beri informasi yang menarik.

Kali ini saya akan mengambil inspirasi dari master Yudi Animasi lewat chanelnya di YouTube.
Bagi sahabat yang ingin membuat Mame Bonsai Waru , berikut kami bagi langkah-langkahnya:

Siapkan alat dan bahan:
1. Bakalan pohon waru yang akan stek.
(Disini Bahan yang dipakai oleh master Yudi Animasi adalah bahan waru Taiwan)
2. Pot, atau bisa polibeg
3. Media tanam , bisa berupa campuran pasir, tanam, sekam , dan pupuk
4. Gergaji
5. Gunting
6. Perangsang akar
7. Pisau

Langkah pertama, potong bahan waru yang akan kita stek
ambil bakalan mame sesuai dengan karakter yang kita inginkan.
Kenapa disini tidak dicangkok?
Hal ini dilakukan supaya bahan asal yang kita potong lebih cepat tumbuh tunas baru, sedangkan bahan stelan juga akan segera tumbuh akar. Sehingga kita nantinya akan memiliki dua atau lebih bakalan bonsai.

Langkah kedua, sayat bagian pangkal bahan stek waru agar mempercepat penyembuhan akar. Bisa juga diolesi perangsang akar agar pertumbuhan akar semakin cepat dan lebat.
Langkah ketiga, siapkan media tanam. Media tanam stek  tidak harus apa yang saya sebutkan bisa juga media lainnya.

Langkah keempat, tanam bakalan stek pada media yang sudah kita siapkan. Lakukan penyiraman teratur. Dan tempat kan ditempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari langsung.
dan akhirnya anda mendapatkan banyak bakalan bonsai yang banyak.

Friday, December 27, 2019

Cara Memperbesar Pangkal Batang Pada Bakalan Bonsai

Anda Memiliki bahan bonsai yang bentuk pangkal batang nya kecil?

Ingin segera besar? 

Sahabat inspirasi, bisa lakukan hal ini pada bakalan bonsai anda.

Pertama pecah batang.
Kedua, program akar.

Untuk melakukan dua hal tersebut , Sahabat bisa menyiapkan:

1. Bakalan yang mau di program
2. Gunting 
3. Tatah 
4. Palu
5. Pisau
6. Media tanam
7. Kain

Berikut , langkah langkah kerja yang sahabat dapatkan dari Derissa Flora

1. Siapkan alat dan bahan 
Cabut batang yang akan kita program dari media tanam.
2. Bersihkan akar dari tanah yang menempel

3. Lakukan penyortiran akar utama, gunting/potong akar akar yang tidak perlu.

4. Lapisi dengan kain, kemudian lakukan lah pecah batang sesuai dengan karakter pangkal bawah.
5. Siapkan media tanam, beri alas agar akar bisa tumbuh ke samping.
6. Rapikan akar agar tumbuh tidak menumpuk
7. Timbum dengan media tanam, tempat kan ditempat yang teduh.

Itu tadi cara memperbesar batang bakalan bonsai dari Chanel Derissa Flora.

Salam Inspirasi

Wednesday, December 25, 2019

Cara Mengatasi Tunas Bakalan Bonsai Serut Yang Mengering

Sahabat punya bakalan bonsai serut yang trubusan daunnya mengering?

Pengen tahu bagaimana cara mengatasi?

Mari simak ulasan berikut,

Cara mengatasi trubusan tunas serut yang mengering, yang saya ambil dari WG Chanel.

Sebelum ke pembahasan mari kita ketahui dulu penyebabnya. Ada dua penyebab kenapa trubusan tunas tersebut mengering.

pertama, karena media tanam terlalu lembab. Cara mengatasi nya adalah kurangi penyiraman.

Kedua, karena tunas trubusan serut terkena plastik sungkup.
Cara mengatasi dengan menambahkan kayu penyangga pada sungkup.

Sediakan alat dan bahan:
1. Bambu
2. Sabit 
3. Tali

Cara kerja:
1. Belah bambu menjadi beberapa bagian 

2. Lepaskan sungkup lama.


3. Ikat bambu penyangga mengelilingi pot.
Saran tali dari karet ( bekas ban dalam) karena lebih elastis dan kencang.

4. Beri pengait juga pada pagian atas, agar tidak kabur terkena angin.

5. Sungkup kembali dengan plastik.

Insya Allah , Bonsai serut anda akan kembali hidup normal.

Salam inspirasi


Saturday, December 7, 2019

Cara Membuat Bogenvile Berbunga Lebat

Halo Hai sahabat inspirasi

Kali ini saya mau berbagi tips untuk bobo lovers. Bagaimana cara membuat Bogenvile kita berbunga lebat.

Pengen tahu cara nya?

Simak tips Bogenvile Berbunga lebat ala Al Baya Bonsai berikut.

Pertama, jika sahabat mau menanak nasi , jangan buang air cucian nya yang masih putih. Endapkan selama satu hari. 

Pengendapan ini bertujuan agar bunga yang nantinya keluar akan bertahan lama.


Kedua, Bogenvile yang akan kita siram dengan air cucian beras kita gemburkan terlebih dahulu.
Siram cukup dua kali sehari. Jangan setiap hari.
Perhatikan juga, perlakuan ini dilakukan pada Bogenvile yang ditanam di pot.
Penyiraman jangan terlalu banyak, cukup satu gelas saja.
Tunggu beberapa waktu, Bogenvile berbunga lebat yang sahabat idamkan akan segera terwujud.

Friday, November 15, 2019

Menggabungkan Dua Batang Adenium Menjadi Satu

Hai hai hai sahabat inspirasi ,kembali lagi kita akan membahas seputar bunga Kamboja Jepang (Adenium). Kali ini masih belajar bersama master Adenium Rini MakmurMOY. 

Jika sahabat punya dua batang atau lebih Adenium, bisa dipraktikkan. Kita akan belajar menggabungkan batang batang kecil tersebut menjadi satu. Sehingga nantibisa menjadi bahan bonsai atau hiasan yang lebih menarik.

Pertama siapkan bahan dan alat. 
1. Dua batang Adenium atau lebih.
2. Cutter atau pisau.
3. Pot beserta Media tanam.
4. Ember.
5. Air.
6. Plastik es

Langkah langkah sebagai berikut:

1. Siapkan Adenium yang akan kita gabung.

2. Cabut batang Adenium yang kita siapkan dari media tanam.
3. Bersihkan Adenium dari sisa sisa media tanam.
4. Keringkan sebentar saja, agar batang Adenium terbebas dari air.
5. Kemudian pilih permukaan batang  yang akan kita satukan. Lakukan penyayatan tipis pada kedua permukaan batang yang akan kita satukan.
6. Gabungkan kedua batang Adenium yang sudah kita sayat. Masing masing sayatan harus berhadapan dan menempel.
7. Ikat batang Adenium supaya batang sayatan yang ditempelkan tidak bergeser dan menyatu saat ditanam.
8. Hasil ikatan
9. Tanam pada media yang sudah kita siapkan. Tempat kan ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.
10. Sekitar usia dua Minggu lebih, silahkan lepas plastik pengikat. Lihatlah hasilnya , batang Adenium sudah mulai menyatu

Thursday, November 14, 2019

Membuat Adenium (Kamboja Jepang) Bercabang Banyak di Setiap Tunas ala Rini MakmurMOY


1. Pilih pohon Adenium yang mau kita kreasi, tarik setiap cabang dari pohon Adenium ke bawah, membentuk seperti payung. Bisa menggunakan tali ataupun kawat bonsai dll
2. Setelah terbentuk seperti gambar di atas. Langkah selanjutnya adalah memotong ujung cabang dan potong daun daun yang ada , sisakan sebagian 3-5 ujung.
3. Sayat atau lukai setiap mata tunas disetiap cabang. Usahakan bagian atas untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.
4. Perkembangan setelah dua Minggu. Untuk mempercepat pertumbuhan tunas, potong daun yang tua agar tunas-tunas baru cepat membesar.

Inspirasi:
https://youtu.be/VOyvWaOvKhg

Wednesday, November 13, 2019

BUKAN MEMBERI PUPUK PADA TANAMANNAMUN MENYUBURKAN MEDIA TANAM

Ada pengertian keliru tentang pemahaman kita terhadap kesuburuan tanaman. Yakni tanaman sehat disebabkan karena pemberian pupuk. 

Sebenarnya tidak demikian.  Tanaman tidak makan pupuk, namun kita memberi kesuburan pada tanah sehingga tanaman memperoleh unsur hara dari media tersebut. 

Seperti halnya kita menyiram tanaman, esensinya kita tidak menyiram tanaman, namun kita membuat agar tanah tersebut basah sehingga akar dengan mudah berkembang biak dalam media. 

Semakin banyak percabangan akar, semakin banyak menyerap air dan unsur hara dalam media. Hal ini sangat penting untuk pertumbuhan dahan, ranting dan daun guna menimbun kambium lalu berkembang sehat. 

Hal ini harus kita pahami, agar kita dapat mengerti setiap kebutuhan tanaman tersebut. Apakah tanaman ini sangat membutuhkan media basah atau kering. 

Seperti misalnya tanaman adeium yang tidak begitu membutuhkan air berlimpah untuk pertumbuhan. Namun kita pun bisa mensiasati agar tetap baik-baik saja saat kita menyiram rutin setiap sore. Yakni dengan cara memberikan media sekam ori tanpa bakar dan media pot kita berikan drainase empat titik sampai 6 titik. 

Adenium akan aman-aman saja tidak akan mengalami pembusukan pada bogol maupun akar. Bahkan dengan media sekam tanpa bakar, diterpa hujan seharian pun tak mengapa. Karena air hanya melawati saja, tidak becek di dalam pot. 

Yang perlu diingat sekam tersebut tidak dicampur dengan tanah murni. Kalaupun hendak di campur, saya lebih rasio 80:20. Namun saya lebih senang menggunakan sekam murni. Disamping ringan, sekam sifatnya lebih cepat adaptasi terhadap suhu yang dibutuhkan adenium. 

Dan menurut hemat saya, study kasus pada adenium, kita tak perlu memberikan pupuk kimia pada media tersebut. Seperti pupuk mutiara yang ditaburkan pada media. Ini justru akan merusak kualitas media tanam.  Padahal sekam, sering berjalanya waktu akan terurai dengan rutinas penyiraman yang kita secara berkala. 

Yang perlu kita lakukan mengamati volume sekam tersebut. Karena semakin lama sekam akan menyusut dan memadat.  Jika demikian, kita hanya perlu menambah jumlah volume media tanam yang ada dalam pot. 

Intinya kita harus mempelajari ilmu botani agar bisa memahami bagaimana perlakuan terhadap tanaman. Namun jika kita malas membaca, sebaiknya kita menggunakan metode empiris, pengamatan secara langsung pada tanaman.

Namun empiris membutuhkan jam tayang. Juga membutuhkan pengorbanan. Seperti misalnya setelah terjadi pembusukan akar adenium. Lalu pengalaman tersebut dijadikan referensi untuk melalukan trial and eror, uji coba dan gagal lagi. 

Namun jauh dari sempurna sebuah teori botani, tetap saja membutuhan metode empiris. Sebaiknya kita gunakan kedua metode tersebut untuk menuju sebuah kesempurnaan ilmu.  

Inspirasi:
FB Komunitas tabulampot
Postingan dari sahabat Liant Kie
WA 081390220616.

Tuesday, July 24, 2018

Jadwal Event Api Torch Asian Games 2018


  • 15 Juli 2018
    Pengambilan api Torch Relay India
  • 17 Juli 2018
    Api Torch Relay tiba di Bandara Adisucipto Yogyakarta
  • 18 Juli 2018
    Pengambilan Api dari India
    Pengambilan Api dari Mrapen
    Penyatuan api dari India dan Mrapen dilanjutkan konser di Prambanan
  • 19 Juli 2018
    Api Torch Relay diarak melintasi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Menyeberang ke Pulau Sumatra
  • 9 Agustus 2018
    Api Torch Relay Asian Games 218 akan kembali ke pulau Jawa dan melintasi Banten dan Jawa Barat.
  • 15 Agustus 2018
    Api Torch Relay Asian Games 2018 tib di DKI Jakarta
  • 18 Agustus  2018
    Api Torch Relay dinyalakan di main cauldron GBK dan menandai dibukanya Aian Games 2018

Friday, July 20, 2018

Desa Tempur, Kawasan Pengembangan Kopi Nasional di Kab. Jepara

Kopi Muria Jepara atau sering juga dikenal sebagai Kopi Jepara sudah menjadi “trade mark” yang cukup dikenal khususnya bagi pecinta kopi di nusantara bahkan di mancanegara.


Masyarakat Desa Tempur sudah terbiasa mengelola kebun kopinya secara organik dengan memanfaatkan sumberdaya yanng tersedia disekitarnya untuk pemupukan maupun pengendalian OPT.
Fokus kegiatan utama pengembangan Kawasan Kopi Nasional di Kab. Jepara ditetapkan di Desa Tempur Kec. Keling.

Luas areal pertanaman kopi pada tahun 2017 di tujuh kecamatan tercatat sebanyak 2.429,08 ha dengan produksi 919,012 ton. 


sumber: 1

Tuesday, July 17, 2018

Kopi Garut : Sukses Ekspor Pertama Tembus Pasar Taiwan

Sahabat inspirasi suka kopi?
Nih ada kopi lokal Indonesia yang sukses tembus pasar internasional. Kopi garut namanya. Ditweet dari akun Kementan. Pada tanggal 13 Juli 2018 kopi asal garut ini untuk kali pertama di ekspor ke Taiwan`

Jumlah ekspor perdana kopi Garut ke Taiwan seberat 15 ton. Kopi tersebut berasal dari kelompok tani binaan Kopi Asli Urang Garut (Kasuga). 
Selain Taiwan permintaan Kopi Garut tersebar ke beberapa negara seperti Ukraina, Qatar, Amerika dan Eropa lainnya.

Wednesday, April 18, 2018

PT Semen Baturaja: 63 Tahun Konferensi Asia Afrika ( KAA )

"Bangsa-bangsa dan negeri-negeri kita bukan jajahan lagi. Sekarang kita bebas, berdaulat dan merdeka." - Ir. Soekarno dalam Pidato "Lahirkanlah Asia Baru dan Afrika Baru" untuk Konferensi Asia-Afrika 1955 

Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika adalah konferensi antara negara-negara Asia dan Afrika. Mayoritas negara yang hadir pada konferensi ini baru saja memperoleh kemerdekaan. 

Konferensi yang berlangsung 18 April-24 April 1955 di Gedung Merdeka, Bandung ini bertujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan kolonialisme atau neokolonialisme Amerika Serikat, Uni Soviet, juga negara imperialis lainnya.

KAA 1955 diselenggarakan oleh Indonesia, Burma (sekarang Myanmar), Ceylon (sekarang Sri Lanka ), India, dan Pakistan yanf dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Sunario. Wakil dari 29 negara hadir dalam konferensi ini.








Serba-serbi 63 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA)

1) Hari ini 18 April 2018, memperingati hari Konferensi Asia Afrika (KAA) yang ke-63 tahun. “Hari lahirnya Negara-negara Asia-Afrika baru” begitu penutup pidato sang proklamator
2. "Bangsa-bangsa dan negeri-negeri kita bukan jajahan lagi. Sekarang kita bebas, berdaulat dan merdeka." - Ir. Soekarno dalam Pidato "Lahirkanlah Asia Baru dan Afrika Baru" untuk Konferensi Asia-Afrika 1955 

3. Peringatan Konferensi Asia Afrika ke - 63